Selasa, 13 Desember 2011

FF : Love U To Death


Love You To Death

Cast     :
·         Cho Kyuhyun
·         Kim Ryeowook
·         Lee Hyun Hoon
·         Cho Hyun Riem
Author : Lee Min Mi
Rating  : bca dlu
Genre  : ga tau bca aj dlu
Length : Ficlet

Kamis, 10 November 2011

FF: Because... (Part 2)


Because…
Cast       : Park Jungsoo a.k.a Leeteuk Super Junior
                  Cho Kyuhyun a.k.a Kyuhyun Super Junior
                  Kim Jongwoon a.k.a Yesung Super Junior
                  Kim Hye Ri a.k.a Hyeri / -
                  Park Hyun Hoon a.k.a Hyunhoon / Fefen
Rating   : PG – 13
Author  : Lee Miniemimuett
Genre   : Tragedy, Sad, Angst, Happy.
Length  : Twoshot



Yesung panik, panik dari sebelumnya saat Hyeri pingsan waktu itu. Dia langsung memanggil dokter…
***
1 Tahun Kemudian
Perubahan demi perubahan sangat banyak berubah, begitu juga dengan keluarga Kim, meski Hyeri masih koma. Memang beberapa bulan yang lalu Hyeri sadar tapi dia kembali koma, Kyuhyun yang melihat kejadian ini hanya bisa pasrah dengan keadaan. Tiada lagi pertengkaran di keluarga Kim mereka akhirnya sadar bahwa yang terpenting saat ini hanyalah Hyeri, pertemanan Hyeri dan Hyunhoon makin baik meskipun akhir – akhir ini tiada kata barang sepatah yang keluar dari mulut Hyeri mereka hanya bisa memandang seorang Kim Hyeri dengan selang oksigen yang terpasang dan infus yang jika habis akan diganti lagi.
Perasaan berbeda membekas di hati Hyunhoon, Hyunhoon pikir Kyuhyun menyukainya sejujurnya Kyuhyun sangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaatttttttttttttlah mencintai Hyeri. Memang setiap kali memandang wajah tampan si evil kyu Hyunhoon merasakan jantungnya berdegup kencang, dan jika Kyuhyun memandangnya kembali wajah Hyunhoon seperti kepiting rebus yang siap saji di piring (?).
Beep, beep, beep. Hanyalah suara itu yang terdengar dari kamar Hyeri, tiada terdengar canda ria, darinya. Keadaan semakin lama semakin buruk. Hari ini tepat ulang tahun Hyeri, Kyuhyun datang bersama Hyunhoon membawa bunga yang masih segar dan diletakkan di samping tempat tidur Hyeri.
“Hyeri, sadarlah untukku…” ucap Kyuhyun memegang tangan lembut Hyeri, membuat Hyunhoon sakit mata (?).
Samar – samar mata Hyeri perlahan terbuka, senyuman indah Hyeri terlihat begitu cantik meskipun wajahnya sangat pucat.
“Kyuhyun…” ucap Hyeri lirih.
“Hyeri, kau sudah sadar?”
“Begitulah, mungkin.”
“Saengil Chukkae Hamnida untuk umurmu yang ke – 20,” ucap Hyunhoon dengan senyum terpaksa.
“Gomawo unnie.”
“Cheonmane, saeng.”
“Semakin lama ku rasa ajal akan menjemputku, oppa aku harus pergi bertemu dengan umma ku tak apakan?”
“Apa maksudmu?” tanya Kyuhyun, butiran air mata terjatuh.
Segera saja Kyuhyun menelpon Yesung untuk datang ke rumah sakit bersama appa.
“Oppa, kau kemana tadi?”
“Aku menelpon temanku, Hyeri mengapa kau memanggilku dengan sebutan oppa?”
“Aku menginginkannya, tak apakan.”
Yesung berjalan bersama appa, dia langsung memasuki kamar Hyeri.
“Hyeri…” ucap Yesung ngos-ngosan habis berlari.
“Oppa…”
“Aku ingin mengatakan sesuatu untuk kalian semua, oppa gomawo untuk semuanya. Mianhaeyo aku banyak salah denganmu. Kyuhyun aku rasa kau mencintai Hyunhoon lebih baik kau bersamanya, aku tak mungkin bisa bersamamu lagi. Appa aku sangat menyayangimu mencintaimu, jangan pergi lagi…”
“Apa maksud pembicaraan mu? Aku tak menyukai Hyunhoon, kau…” mata Kyuhyun menatap tajam Hyeri, sedangkan Hyunhoon dia langsung keluar dari kamar Hyeri.
“Jangan bohongi dirimu sendiri, aku tahu itu. Meskipun aku tak sadar, aku melihat semua ini. Kau, aku tahu…”
“Hyeri…”
“Ini aku kembalikan untuk mu lagi, aku sudah merasa beruntung bisa bersamamu. Bulan didalamnya ada bintang, aku ingin menyinari bintang dengan sinar bulan. Itukan yang kau ucapkan? Aku tak bisa menjadi bintang lagi, biarkan aku pergi Kyuhyun, biarkan aku menyayangimu, biarkan aku bersamamu. Meskipun kita tak akan bisa bersama lagi. Tapi semua ini kukatan karena aku begitu mencintaimu, menyayangimu, setulus hatiku. Gomawo Kyuhyun saranghae” ucap Hyeri datar.
Bushhh…
Tangan Hyeri terjatuh begitu saja, ______ *lupa nmany* menunjukkan Hyeri sudah meninggal.
“Nado Hyeri-ah, gomapda.”
***
Hari ini pemakaman Hyeri, tangisan dari orang-orang tercinta teriakannya. Namun Hyeri tidak bangun lagi, dia tetap pergi. Mata Kyuhyun nanar, melihat gantungan hp yang diberikan Hyeri sebelum pergi. Sebuah senyuman tersungging dari bibir Kyuhyun, “kau benar Hyeri aku mencintai Hyunhoon. Karena…”

10 November
Hari ini ulang tahun Hyunhoon. Hyunhoon begitu bahagia bisa bersama Kyuhyun meskipun harus melepas dongsaengnya Hyeri. Tapi…
Mereka berdua merayakan ulang tahun Hyunhoon saat malam pukul 23.00 KST, meskipun hari sudah larut mereka bahagia dilihatnya diluar kaca jendela bulan dan bintang bersinar masih dengan terangnya.
“Aku akan selalu mencintaimu meskipun aku sudah menjadi milik orang. Karena…”

END

Huahhahhha,,,, jelek amet deh endingnya, pasti ketahuan kan…
Mianhae part 2 sekaligus terakhirnya singkat amet,,, begitulah author… hha,,,
Jika kalian reader yang baik tolong komennya,,, komen bisa membangung author untuk bersemangant dlm bkin fanfic…
hOOOO~~~~~~~~~

Minggu, 30 Oktober 2011

FF : Because... (Part 1)


Because…
Cast       : Park Jungsoo a.k.a Leeteuk Super Junior
                  Cho Kyuhyun a.k.a Kyuhyun Super Junior
                  Kim Jongwoon a.k.a Yesung Super Junior
                  Kim Hye Ri a.k.a Hyeri
                  Park Hyun Hoon a.k.a Hyunhoon / Fefen
Rating   : PG – 13
Author  : Lee Miniemimuett
Genre   : Tragedy, Sad, and etc.
Length  : Twoshot
NB          : gaje, gayus, banyak typo nya?, dan gak bisa dijelasin oleh author yang cwek nya Kim Myung Soo ,,, dan mau ny cast ny ad Myungsoo ny tapi bingung ngjalsin ny y udah Happy reading…

FF: Onew Love Story : The Chiken's Lover


Annyeong,,,, ini fanfic ku persembahkan untuk reader,,, mian klo ini gaje,,, ataupun bgaimana karena apa? krena semua ini milikku baiklah happy reading! enjoy... ini lanjutan dari kisah bang unyu kmaren kaka tetem ny kan udah jd skrang bang unyu kajja


...
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
“prok,,,prokk,,,,proookkk,” tiba-tiba tanpa disadari keempat dongsaeng bertepuk untuk hyungnya yang telah menyanyikan lagu.
“wah, Onew hyung kau keren sekali,” puji Taemin.
“gomawo, gomawo. Mana ayamnya?”
“bukannya seharusnya mana uangnya hyung?” tanya Minho.
“aku tidak perlu uang, aku hanya ingin ayam.”
“hah,,, ya sudah Taemin kan sudah. Ayo kita gambreng lagi,” kata Jonghyun.
“hompimplah alalium gambreng, siapa yang kalah beliin Onew ayam goreng,” kata Onew dan dapat tatapan tajam dari semua dongsaengnya.
 “baiklah, ayo ulang.”
“hompimplah alalium gambreng.”
“Onew hyung giliran kau,” kata Key.
“mwo?”
“ne.”
“baiklah ini dia…”
~~~
Onew Loves Story : The Chiken Lovers
Title       : The Chiken Lovers
Cast       : Choi HyunA, Lee Jin Ki
Genre   : GAJE
Length  : Alhamdullilah ya Oneshoot
Author  : ChunnieminMiniemuet

Senin, 17 Oktober 2011

FF : Please Don't Cry Part 4


annyeong,,, ad yg nunggu ff ini kah???
serentak"kagak"
yaudah aq lg rjin nih ng'post



Title : Please Don’t Cry
Author : Yina
Length : Chapter
Genre : AU, Romance, Angst, Sad, and etc.



“Mwo? Donghyun banyak kekurangan darah?”
          #PRAKKK umma jatuh pingsan dan di bawa ke kamar pasien, tiba-tiba kenapa di saat seperti ini keluar darah dari mulut ku. Kapan aku bisa sembuh, aku ingin sekali sembuh.
          “Hyena-ah, kamu kenapa sayang?” tanya appa.
          “Gwenchana appa, apa umma sudah sadar?” tanyaku.
          “Ternyata kamu tidak berubah sebelum dan sesudah kami berdua bercerai” kata appa sambil membelai lembut rambut ku.
          “Pak, istri anda sudah siuman” kata seorang suster.
          “Jinjja? Ya sudah Hyena kau tunggu sebentar ya, appa ingin melihat ibumu”
          Untung appa tidak melihat aku batuk darah tadi, jika tidak pasti aku akan dimarahi dan memaksa ku untuk dirawat. Bagiku semua itu sangat menyakitkan.
          “Hei, kau”
          “Youngmin”
          “Sudah kubilang namaku Kwangmin bukan Youngmin”
          “Kau mirip sekali dengan Youngmin”
          “Jinjja? Tapi ini pakailah untukmu. Aku takut lengan bajumu menjadi sasaran darah mu itu”
          ‘Yongmin neomo bogoshipeoyo’ tiba-tiba aku teringat Youngmin, sapu tangan ini hampir sama dengan milik Youngmin.
          “Mengapa kau jadi menangis? Apa salah ku?”
          “Aniya, kau tidak salah. Aku teringat Youngmin”
          “Mengapa kau selalu mengingatnya? Apa dia seseorang yang sangat penting bagimu?”
“Ne, dia adalah seseorang yang sangat penting sebelum dia pergi meninggalkan semuanya termasuk aku”
“Ulji mara, dia bagi ku juga penting dia sering membelikan ku komik Pikachu. Tak ada dia hidup ku terasa hampa”
“Mwo? Kau siapanya Youngmin?”
“A…a…aku adalah kembarannya”
“Mwo? Dia tidak pernah menceritakanmu”
“Molla”
“Ya sudah aku pergi dulu” kataku meninggalkannya. Kini aku terdiam di dekat pintu keluar masuk rumah sakit sendirian.
‘Youngmin aku ingin kau ada disini di samping ku’ batin ku terasa perih, mengingat kepergian Youngmin yang mengenaskan. Tiba-tiba angin berhembus kencang disertai hujan yang deras, entah kenapa aku menangis. Seakan-akan Youngmin ada di samping ku, suster yang ada di dekat tempat aku duduk mencoba menenangkanku aku juga bingung semakin dia mencoba menenangkanku semakin kencang tangisan ku.*aneh tp nyata dlam fanfic*
“Berhentilah menangis aku ada disampingmu, bukankah pernah aku mengatakn jangan pernah menangis lagi Hyena demi diriku” bisik seseorang.
“Youngmin…”
Suara yang berbisik tadi seperti suara Youngmin.
“Gwenchanayo?”
“Apa kau tidak mendengar suara seseorang, atau ada orang disamping ku?”
“Tidak, tidak ada” ternyata si suster masih menemani ku.
Apa hanya firasat ku sajakah Youngmin ada disampingku? Hyena baboya, mungkin karena aku terlalu memikirkan Youngmin makanya jadi seperti ini.
“Hyena, mianhae aku sudah membunuh Youngmin dan melukai Donghyun h…h…hyung”
“Mengapa kau minta maaf padaku? Seharusnya kau meminta maaf dengan Youngmin dan Donghyun oppa, lagipula kau tidak suka memanggilnya dengan sebutan hyung” omelku.
“Hyena…”
“Jangan duduk disamping ku, dan jangan pernah mendekatiku”
“Tapi…”
“Kau tak mengerti lebih baik kau pergi”
Finally, finally… finally
Terdengar seseorang mengatakan finally*gw yg lg nulis lg akit hti*
‘Mwo? Kenapa dia mengatakan finally dasar aneh’
Mana appa ya? Kulihat disekitar ku, mungkin dia sedang menemani umma. Untung aku dilantai dasar dan tepat berada dekat dengan pintu keluar masuk jadi aku bisa melihat siapa saja orang yang keluar dan datang ke rumah sakit ini.
“Mba, ada ditemukan mayat laki-laki di depan sana” kata seseorang namja memakai masker dan baju tertutup*mksudny muka ny gak kliatan* kepada suster disampingku, padahalkan resipsionis ada di dekat sana mengapa mengatkan pada suster yang disampingku? Dasar aneh.
“Nuguseyo?” tanya si suster.
“Molla” kata orang itu tersenyum licik yang masih bisa kulihat dengan mata ajaibku(?).
“Lebih baik kau bilang dengan perawat yang itu” kata suster menunjuk seorang perawat namja yang mirip dengan Minwoo.
“Ne”
“Menangislah kau Hyena” kata namja itu terdengar samar-samar.
‘Apa maksud namja itu?’ batinku.
Setelah beberapa menit kemudian…
Seorang namja paruh baya meninggal di depan rumah sakit ialah…
^TBC^